Penilaian Lomba Lovebird

Lovebird naik daun? Tentu saja, ini dikarenakan burung paruh bengkok satu ini termasuk salah satu yang kerap dilombakan. Namun, apakah kamu sudah tahu apa saja kriteria penilaian lomba lovebird?

Jika belum, maka membaca artikel ini merupakan salah satu cara cepat mengetahui kriteria burung lovebird yang masuk dalam penilaian. Hal ini memang harus dipahami oleh pemain kicau baik pemula maupun profesional.

Apalagi, gantangan burung lovebird menjadi salah satu yang bergengsi di kelasnya. Jadi, tidak ada salahnya apabila kamu baca penjelasan di artikel ini sampai selesai.

Penilaian Lomba Lovebird

Keuntungan Mengetahui Penilaian Lomba Lovebird

Mungkin bagi orang yang tidak menyukai burung kicau, mempelajari penilaian lomba lovebird tidak ada untungnya. Namun berbeda pemahamannya bagi pecinta kicau. Dimana setiap pemain mesti memahami bagaimana cara juri menilai burung lovebird yang diikutkan dalam lomba.

Beberapa keuntungan jika kamu memahami kriteria penilaian lovebird di gantangan, seperti:

1. Mengetahui kriteria lovebird yang bakal juara.
2. Dasar yang bagus untuk mempersiapkan lovebird sebelum gantangan.
3. Menguji mental burung terlebih dahulu sebelum di gantangan.
4. Menguji kemajuan burung hasil perawatan.
5. Bisa memperoleh hadiah saat masuk daftar juara.
6. Dapat meningkatkan nilai jual burung berprestasi.
7. Persiapan untuk kicauan lovebird agar tetap gacor.
8. Memperoleh manfaat ekonomi dari burung kicau.
9. Dan lain-lain.

Setelah kamu memahami apa saja keuntungan mengetahui kriteria penilaian untuk lomba lovebird. Maka kamu bisa mempersiapkan diri untuk memahaminya lebih lanjut.

Belajar Memahami Penilaian Lomba Lovebird Kelas Nasional

Seperti yang sudah dijelaskan pada laman atas, bahwa penilaian lomba lovebird memiliki kriteria. Jadi, agar kamu lebih siap untuk mengikuti gantangannya, maka kamu bisa memperhatikan beberapa hal seperti dibawah ini.

• Irama = intonasi yang harus ideal dengan naik, turun, naik, pelan, keras, kencang, pelan, landai, turun, dan keras berulang-ulang.

• Lagu = suara ngekek murni, kemudian ditambah suara isian lain dengan frekuensi tinggi, namun teap harus memiliki suara khas ngekek.

• Panjang = panjang lagu lovebird durasi minimal di atas 25 detik, dan maksimal tidak terbatas atau semakin panjang semakin bagus penilaiannya.

• Volume = suara lovebird saat bunyi di lapangan harus tebal atau kuat, karena jika volume suaranya kecil tidak akan masuk ke daftar juara perlombaan.

• Speed = kerapatan yang ideal pada lovebird minimal sedang-sedang saja. Bila terlalu rapat, terkesan terburu-buru dalam mengeluarkan lagu. bila terlalu senggang, suaranya seperti patah-patah.

• Gaya = bervariasi sesuai dengan kebiasaan, misalnya nyeklek, njegleg kepala ke atas, gaya ndlosor, tetapi masih keluar suaranya.

• Durasi Kerja = kestabilan lovebird selama berbunyi saat lomba berlangsung, durasi kerja minimal 75 % dari total waktu yang disediakan.

• Durasi Bunyi = lovebird yang sering bunyi, makin bagus juga dalam nilainya, kemudian digabung dengan penilaian lagu, panjang, intonasi, volume, gaya, kecepatan, dan durasi kerja.

Isian Lain Pada Lovebird, Apakah Berpengaruh?

Jika dilihat secara menyeluruh, penilaian lomba lovebird ditentukan berdasarkan suara ngekeknya. Jadi meskipun menggunakan isian suara burung lain, tetapi ini tidak akan mempengaruhi penilaiannya.

Artinya fokus penilaian yang utama pada kicauan lovebird adalah suara ngekeknya yang berdurasi panjang dan lantang. Kamu tidak boleh mengartikan bahwa lovebird yang bisa menang harus punya suara isian burung lain.

Suara isian hanya menambah nilai plus saat performa lovebird. Tujuannya, untuk lebih menonjolkan penampilan dari lovebird yang berbeda dari burung lain. Jadi, kamu bisa memberikan isian suara seperti cucak jenggot, kapas tembak, walang kecek, parkit, suara jangkrik, pelatuk, jalak kebo, suren, dan lainnya.

Dalam hal ini, naik turun intonasi suara dan irama lagu burung lovebird juga jadi perhitungan. Intinya, lovebird kamu harus ngekek dalam durasi yang panjang, ditambah nilai plus dari suara isian burung lain agar lebih menonjol.

Pada umumnya, penilaian lomba lovebird di lapangan yang masuk daftar minimal memiliki suara panjang 25 sampai 40 detik sekali bunyi. Setelah itu, baru juri akan menyeleksi dan mempertimbangkan seberapa sering lovebird rajin bunyi.

Lovebird yang bunyi 2 sampai 3 kali saja, meski ngekek panjang bisa tergeser oleh burung lain yang bunyi 5 sampai 8 kali dengan durasi panjang.

Selanjutnya, juri juga akan memilih mana burung lovebird yang paling sering bunyi di lapangan. Dengan mempertimbangkan seluruh penilaian, termasuk durasi bunyinya.
Pilihan terbaik biasanya dibandingkan lagi yang lebih baik dari keaktifan, gaya, dan kestabilan bunyi saat penentuan bendera besar.

Ingat!

Burung lovebird yang turun, atau sering turun dari tangkringan, sangat mempengaruhi penilaian juri. Dan bisa jadi burung seperti ini tidak masuk kriteria juara.

Bagaimana Cara Settingan Agar Masuk Penilaian Lomba Lovebird?

Bicara soal bagaimana setting lovebird sebelum ikut lomba agar memenuhi kriteria penilaian lomba lovebird. Kamu bisa dengan mudah mempersiapkannya tanpa harus ribet, dan pastinya meliputi metode perawatannya sehari-hari.

Beberapa bagian setting lovebird sebelum lomba meliputi:

1. Proses pengerodongan.
2. Mandi teratur.
3. Pemberian pakan.
4. Serta strategi saat berada area kontes.

Beberapa hal tersebut harus secara konsisten kamu lakukan sampai masuk pada settingan untuk H perlombaan.

Namun, tidak ada salahnya juga jika kamu ingin mencoba berbagai macam settingan untuk menjadikan burung lovebird kamu juara.

Versi Lain Tips Setting Sebelum Naik Kontes Lovebird

Seperti yang sudah diberitahukan tadi pada laman atas, bahwa melakukan settingan lovebird agar masuk pada penilaian lomba lovebird, memang tidak sulit dilakukan.

Hal ini tentu saja tak jauh berbeda dari perawatan harian burung peliharaan kamu. Seperti yang sudah dijelaskan pada laman atas tadi, lalu lanjutnya settingan kamu dengan perawatan berikut:

• 3 hari sebelum lomba usahakan ful krodong.
• Kemudian usahakan burung di buat menyendiri.
• Mandi pagi seperti biasa.
• Setelah mandi ful krodong lagi.
• Mandi malam antara jam 8 sampai 10.
• Kemudian full krodong lagi setelah di anginkan.
• 3 sebelum lomba berikan pakan cukup milet putih.
• Saat tiba hari perlombaan lovebird di mandikan.
• Atau bisa juga tidak perlu dimandikan.
• Sebelum berangkat berikan 5 butir biji kuaci pada pagi hari.
• Bisa juga diberikan 3 jam sebelum naik.
• Jika season pertama kurang maksimal, semprot kabut bagian dada.
• Lalu lihat perkembangan di season selanjutnya.

Perlu kamu tahu, bahwa settingan ini sudah sering digunakan oleh admin saat ingin mengikuti gantangan lovebird. Tentu saja dengan hasil yang memuaskan burung lovebird juara dan mendapatkan sertifikat. Dengan demikian, harga burung lovebird secara otomatis naik dan ditawar oleh kalangan profesional.

Namun, jika sobat kicau masih belum memperoleh hasil maksimal dari settingan semacam ini. Bisa juga menggunakan settingan lainnya. Kamu hanya perlu mencoba berulang kali berbagai settingan agar burung lovebird bisa menjadi juara.

Intinya, jangan bosan-bosan melakukan perawatan burung secara intensif dan teratur. Dengan demikian, kamu akan memperoleh hasil yang bagus pada lovebird, dan tentu saja akan membuat suara ngekeknya jadi panjang.

Jadi, kriteria penilaian lomba lovebird yang harus kamu pahami sudah dijelaskan secara rinci. Kamu hanya perlu memahaminya, dan melakukan settingan sesuai kebiasaan untuk mengikuti lomba. Semoga lovebird kamu juara!

Related Posts
Burung Cucak Ranting
Burung Cucak Ranting

Sudah kenal burung cucak ranting? Dimana pada beberapa tempat, mungkin burung kicau satu ini memiliki nama berbeda. Misalnya cucak rante Read more

Jenis Kacer
Jenis Kacer

Hallo sobat kicau? Sebagai pecinta burung kicau khususnya jenis kacer atau kucica kampung, kamu harus tau berbagai jenis kacer yang Read more