Burung Srigunting

Memiliki nama ilmiah dicrurus macrocercus, kemudian burung srigunting dikategorikan sebagai salah satu unggas kicau dengan banyak mitos. Hal ini sudah berkembang sejak dulu sampai saat ini.

Apakah benar srigunting memakan banyak jenis serangga?

Atau benarkah srigunting sebagai pembawa berita kematian?

Untuk mendapatkan jawaban dari beberapa pertanyaan tersebut, kamu bisa menyimak penjelasan selengkapnya di bawah ini!

Hitam Buram, Burung Srigunting Keluarga Dicruridae

Burung Srigunting

Burung srigunting memiliki ciri bulu dengan warna hitam buram dan termasuk dalam genus dicrurus. Dimana burung satu ini memiliki penyebaran di wilayah dataran rendah, pesisir, dan tempat terbuka dengan ketinggian 1600 mdpl.

Panjang tubuh burung ini dari kepala hingga ekor sekitar 29 cm, dan dilengkapi oleh warna hitam buram atau keabu-abuan. Bagian paruh srigunting memang terlihat kecil, kemudian bentuk ekornya seperti menggarpu.

Saat masih muda, srigunting memiliki corak warna bergaris putih pada bagian bawah badannya. Selain itu, iris matanya berwarna merah, dan kaki warna hitam.

Saat berada di alam bebas, burung ini gemar membuat sarang yang berbentuk cawan. Sarang tersebut akan ditempatkan pada dahan atau ranting pohon yang tidak jauh dari tanah.

Saat musim kawin pada bulan April sampai Desember, srigunting juga mampu menghasilkan telur sebanyak 2 butir. Dimana telur burung ini berwarna putih dan berbintik coklat pada cangkangnya.

Burung Srigunting Unggas Manipulatif

Diketahui dari berbagai sumber, yang mempunyai pendapat bahwa burung srigunting merupakan unggas yang manipulatif.

Dimana burung ini kerap menipu jenis unggas lain untuk mencuri makanan. Tentu saja hal ini dilakukan untuk bertahan hidup di alam liar.

Bahkan seekor srigunting mampu menipu burung lain hingga berkali-kali. Artinya, burung yang dikategorikan kedalam keluarga gagak ini, merupakan unggas yang cerdas.

Menariknya lagi, srigunting merupakan jenis burung yang juga agresif dan tidak takut pada jenis burung lainnya. Lalu burung ini juga mampu mengeluarkan suara peringatan dari predator agar bisa mendapatkan makanan dari burung lain.

Dengan adanya suara peringatan yang dikeluarkan oleh srigunting, maka burung lain akan takut. Kemudian meninggalkan makanannya, dan srigunting akan mencuri makanan tersebut sebagai asupan yang bisa didapat tanpa berburu.

Penyebaran & Klasifikasi Ilmiah Burung Srigunting

Burung srigunting termasuk salah satu unggas kicau yang memiliki penyebaran di Indonesia. Dimana kamu bisa menemukan jenis burung ini di pulau Jawa atau Bali.

Namun, selain di Indonesia, srigunting juga memiliki habitat dan penyebaran di negara lain. Diketahui burung ini juga penyebarannya di negara China, India, Iran, dan Asia Tenggara kecuali Malaysia.

Jika diklasifikasikan secara ilmiah, burung ini masuk dalam kerajaan animalia dari kelas aves. Burung ini juga masuk dalam keluarga dicruridae, serta mempunyai genus dicrurus dengan nama latinnya dicrurus macrocercus.

Kemudian srigunting dibagi lagi menjadi beberapa subspesies, yakni D. m. macrocercus, D. m. albopictus, D. m. minor blyth, D. m. catholicus Swinhoe, D. m. thai loss, D. m. javanus kloss, D. m. harterti baker.

Jenis Makanan Terbaik Untuk Burung Srigunting

Burung srigunting merupakan spesies unggas yang diketahui gemar memakan berbagai jenis serangga. Jadi, selama hidup di alam bebas, burung ini kerap mencari makan sejenis serangga.

Beberapa serangga yang merupakan makanan srigunting, antara lain adalah:

• Capung

Capung merupakan salah satu makanan favorit srigunting ketika berada di alam bebas atau hutan. Makanan ini bisa didapatkannya saat terbang dari pohon ke pohon.

• Kumbang

Selain capung, srigunting juga diketahui gemar memakan kumbang dengan cara menangkapnya. Dimana kumbang mengandung banyak protein yang bisa menyehatkan tubuh srigunting.

• Belalang

Jika kamu melihat srigunting turun ke tanah dan seolah mencari-cari sesuatu. Artinya srigunting sedang mencari makan di tanah berupa belalang atau telur semut, bahkan rayap.

• Kupu-kupu

Kupu-kupu juga menjadi salah satu santapan yang digemari oleh srigunting saat berada di alam bebas. Dimana burung ini kerap menangkap kupu-kupu dan dijadikan sebagai makanan.

• Jangkrik dan kroto

Tak hanya beberapa jenis serangga yang sudah disebutkan pada laman atas saja. Srigunting juga gemar memakan jenis serangga lain seperti kroto dan jangkrik.

• Voer

Saat kamu memelihara srigunting sebagai burung rumahan, maka kamu juga bisa melatihnya agar makan voer. Voer juga mengandung banyak vitamin dan gizi yang bagus untuk burung kicau.

Dengan asupan makanan yang cukup, maka srigunting akan tetap sehat dan terus beraktivitas. Jika dirawat, maka kamu harus memastikan bahwa asupan makanannya cukup agar stamina burung tetap terjaga.

Mitos Burung Srigunting Pembawa Kabar Duka!

Ada mitos yang berkembang di masyarakat mengenai burung srigunting yang dianggap pembawa berita. Hal ini kemudian menyebar di kalangan tertentu dan menganggap burung ini adalah pembawa sial. Karena saat burung ini masuk pada suatu wilayah terlihat dan berbunyi. Maka akan dianggap pertanda kematian.

Namun, berbeda lagi bagi sebagian orang yang menganggapnya adalah pembawa keberuntungan. Saat burung ini terlihat dan berkicau di sekeliling rumah, maka pemilik rumah akan mendapatkan keberuntungan.

Namun semua itu tidak ada yang bisa membenarkannya. Karena sejatinya srigunting juga merupakan makhluk hidup yang wajib kita jaga kelestariannya.

Jenis Spesies Burung Srigunting Di Indonesia

Kamu bisa mengenali beberapa spesies burung srigunting yang memiliki habitat dan penyebaran di Indonesia. Hal ini bisa kamu lihat dari warna bulu, sifat dan kebiasaan yang dimilikinya.

Srigunting bukit, adalah jenis yang memiliki bulu warna hitam mengkilap, dan iris matanya merah, lengkap dengan paruh dan kaki warna hitam.

Srigunting Sulawesi, ukuran tubuh mencapai panjang 28 cm, warna hitam kebiruan, dan iris mata abu-abu gelap bahkan hitam.

Srigunting gagak, bulu hitam seperti gagak, iris coklat kemerahan, kicau lebih merdu, nyaring, dan memiliki irama.

Srigunting jambul, dengan ukuran tubuh mencapai 32 cm, dan rambut ditutupi bulu hitam mengkilap, serta iris mata warna putih bahkan merah.

Srigunting hitam, ukuran tubuh sepanjang 29 cm, bulunya hitam buram, dengan paruh lebih kecil dan ekor panjang. Saat muda memiliki garis putih di bawah tubuh.

Srigunting batu, berbulu hitam kebiruan mengkilap, kaki dan paruh burung berwarna hitam, kepalanya terdapat jambul. Hidup berkelompok di hutan, kebun, rawa, dan bakau.

Srigunting kelabu, bulunya kusam, iris mata berwarna jingga, paruh serta kakinya berwarna hitam. Jenis ini juga gemar makan serangga saat berada di alam bebas.

Srigunting Sumatera, ukuran tubuh 29 cm, warna hitam mengkilap, iris matanya warna merah, paruh dan kaki hitam, lengkap dengan ekor sedikit melengkung.

Srigunting Wallacea, bulu warna hitam kehijauan dan terlihat mengkilap, dan iris berwarna merah. Kerap memakan berbagai jenis serangga saat pada habitatnya.

Dari beberapa jenis atau spesies yang sudah dijelaskan pada laman atas. Tentu saja kamu bisa memilih salah satunya untuk dijadikan sebagai peliharaan atau burung rumahan.

Terlepas dari berbagai penilaian orang atau mitos terhadap burung srigunting. Tentu saja kita harus menjaga kelestariannya agar tidak punah. Apabila merawatnya, berilah makanan yang cukup agar srigunting tetap sehat dan berkicau setiap saat.

Related Posts
Burung Kacer
Burung Kacer

Kucica kampung atau burung kacer, menjadi salah satu keluarga burung kicau yang banyak digemari pecinta kicau. Jika sebelumnya burung jenis Read more

Jenis Murai Batu
Jenis Murai Batu

Salam kicau? Bagi kamu yang masih pemula, dan ingin mengetahui berbagai jenis murai batu. Membaca artikel ini akan menjadi alternatif Read more